Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Senin, 15/03/2010 19:46 WIB
Buka Rute Jakarta-Medan, Citilink Ambil Pasar Adam Air -
Senin, 15/03/2010 16:40 WIB
Kembangkan Sektor Pangan dan Energi, RI Gandeng Australia -
Senin, 15/03/2010 16:30 WIB
Harga Pertamax Cs Naik Rp 200-500 Per Liter -
Senin, 15/03/2010 16:30 WIB
Rangkap Jabatan Komisaris BUMN Dijamin Tak Picu Kartel -
Senin, 15/03/2010 16:10 WIB
Hatta: Kalau Mampu Jangan Beli Premium -
Senin, 15/03/2010 15:28 WIB
Pemerintah Tanggung Bea Masuk Impor Barang Telekomunikasi
Indeks Berita
Rabu, 25/11/2009 17:39 WIB
DPR Restui BI Hibahkan 2 Anak Usahanya ke Pemerintah
Ramdhania El Hida - detikFinance

Foto: Gedung DPR
"Kami menyetujui hibah dua perusahaan ini. Namun, kalau masih ada pertanyaan yang dibutuhkan, DPR bisa meminta keterangan kepada pemerintah melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP)," ujar Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Golkar, Melchias Markus Mekeng, seusai rapat kerja dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Deputi Senior Gubernur BI, di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (25/11/2009).
Proses hibah dua perusahaan ini, tambah Melki, diharapkan dapat dilakukan dalam waktu dekat.
Sebagai tambahan, hasil uji tuntas (due diligence ) yang dilakukan konsultan independen untuk melakukan valuasi harga wajar BPUI, menyatakan harga terendah BPUI senilai Rp 1,246 triliun dan harga tertinggi Rp 1,840 triliun.
Dengan kepemilikan saham BI sebesar 82,2 persen di BPUI, maka total hibah yang diberikan BI kepada pemerintah adalah terendah Rp 1,24 triliun dan tertinggi sebesar Rp 1,512 triliun.
Adapun untuk PT Askrindo didapatkan harga saham wajar sebesar Rp 1,911 triliun. Dengan saham kepemilikan BI sebesar 17,6 persen, maka hibah yang akan diberikan BI sebesar Rp 336,6 miliar.
(nia/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- BI: Inflasi 2009 Bisa 4%
- Bunga Kredit Enggan Turun, Wibawa BI Bisa Terganggu
- BPS: Inflasi Juni 0,1%-0,5%
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




