Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 18/03/2010 16:11 WIB
Asing Tampung Aksi Jual Investor Lokal, IHSG Terhempas 19 Poin -
Kamis, 18/03/2010 15:37 WIB
Waspadai Arus Penarikan Modal Asing di Triwulan III-2010 -
Kamis, 18/03/2010 14:31 WIB
Pefindo Naikkan Peringkat Obligasi Danareksa -
Kamis, 18/03/2010 14:23 WIB
Megapolitan Development Tunda IPO -
Kamis, 18/03/2010 14:16 WIB
Mobile-8 Diminta Paparkan Penundaan Pembayaran Bunga Obligasi -
Kamis, 18/03/2010 13:37 WIB
2 Obligasi Senilai Rp 2 Triliun Meluncur Juni 2010
Indeks Berita
Jumat, 27/11/2009 08:39 WIB
Jepang Resahkan Penguatan Yen
Nurul Qomariyah - detikFinance

Foto: AFP
Menteri Keuangan Jepang Hirojisa Fujii mengatakan, penguatan yen yang sangat cepat dari satu sisi dan membahayakan ekonomi. Pemerintah kini akan mencermati serius fluktuasi yen.
"Kita akan mengambil langkah yang seperlunya atas pergerakan yang tidak wajar ini," ujarnya seperti dikutip dari AFP, Jumat (27/11/2009).
Dolar AS tercatat melemah hingga level 85 yen, atau level terendahnya sejak pertengahan 1990-an. Pada awal perdagangan di Tokyo, dolar AS diperdagangkan di sekitar 85,88 yen.
Namun Fujii tidak memberikan sinyal apakah Bank Sentral Jepang akan melakukan intervensi atas penguatan yen yang cepat ini. Jepang tidak pernah mengintervensi mata uangnya sejak Maret 2004.
Fujii mengatkan, Jepang akan berdiskusi dengan otoritas moneter AS dan Eropa jika diperlukan.
Negara tersebut memang patut khawatir dengan penguatan yen yang cepat karena bisa menggerus daya saing para eksportirnya. Padahal ekonomi Jepang sangat tergantung pada ekspor.
Bursa Jepang Melorot
Sementara Bursa Jepang pada perdagangan Jumat ini langsung merosot, terseret sentimen negatif dari gagal bayarnya sebagian utang Dubai World. Kegagalan Dubai World membayar utang obligasi yang jatuh tempo sebelumnya telah mengguncang Bursa Eropa.
Indeks Nikkei-225 pada sesi pagi tercatat turun hingga 2% ke level 9.194,61. Indeks Nikkei-225 sempat merosot hingga 2,1% ke 9.198,73 yang merupakan titik terendah sejak pertengahan Juli.
(qom/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Gejolak Yen Cemaskan G7
- Ada Kerusakan Teknis, Bursa London Stop Sementara
- Bursa Jepang Respons Negatif Pengunduran Diri PM Fukuda
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




