Forum Finance
- Ndpbm... alvian19
- Blok Cepu... densol
- Hitung PPh 21 dengan muda... yukfa
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 17:27 WIB
Obligasi Oto Multiartha Senilai Rp 600 Miliar Sandang Peringkat AA- -
Selasa, 09/02/2010 15:37 WIB
Penjualan Batubara Adaro Naik Tipis 0,73% di 2009 -
Selasa, 09/02/2010 15:18 WIB
DPR Tolak IPO BUMN Perkebunan -
Selasa, 09/02/2010 15:10 WIB
WIKA Likuidasi Anak Usaha -
Selasa, 09/02/2010 14:51 WIB
Luncurkan Online Trading, Danareksa Incar Investor Ritel -
Selasa, 09/02/2010 14:06 WIB
Jasa Marga Incar 2 Ruas Tol Terbengkalai
Indeks Berita
Jumat, 27/11/2009 08:39 WIB
Jepang Resahkan Penguatan Yen
Nurul Qomariyah - detikFinance

Foto: AFP
Menteri Keuangan Jepang Hirojisa Fujii mengatakan, penguatan yen yang sangat cepat dari satu sisi dan membahayakan ekonomi. Pemerintah kini akan mencermati serius fluktuasi yen.
"Kita akan mengambil langkah yang seperlunya atas pergerakan yang tidak wajar ini," ujarnya seperti dikutip dari AFP, Jumat (27/11/2009).
Dolar AS tercatat melemah hingga level 85 yen, atau level terendahnya sejak pertengahan 1990-an. Pada awal perdagangan di Tokyo, dolar AS diperdagangkan di sekitar 85,88 yen.
Namun Fujii tidak memberikan sinyal apakah Bank Sentral Jepang akan melakukan intervensi atas penguatan yen yang cepat ini. Jepang tidak pernah mengintervensi mata uangnya sejak Maret 2004.
Fujii mengatkan, Jepang akan berdiskusi dengan otoritas moneter AS dan Eropa jika diperlukan.
Negara tersebut memang patut khawatir dengan penguatan yen yang cepat karena bisa menggerus daya saing para eksportirnya. Padahal ekonomi Jepang sangat tergantung pada ekspor.
Bursa Jepang Melorot
Sementara Bursa Jepang pada perdagangan Jumat ini langsung merosot, terseret sentimen negatif dari gagal bayarnya sebagian utang Dubai World. Kegagalan Dubai World membayar utang obligasi yang jatuh tempo sebelumnya telah mengguncang Bursa Eropa.
Indeks Nikkei-225 pada sesi pagi tercatat turun hingga 2% ke level 9.194,61. Indeks Nikkei-225 sempat merosot hingga 2,1% ke 9.198,73 yang merupakan titik terendah sejak pertengahan Juli.
(qom/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Gejolak Yen Cemaskan G7
- Ada Kerusakan Teknis, Bursa London Stop Sementara
- Bursa Jepang Respons Negatif Pengunduran Diri PM Fukuda
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




