Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 18/03/2010 15:58 WIB
Pembentukan Holding Naikkan Ekuitas BUMN 5 Kali Lipat -
Kamis, 18/03/2010 15:23 WIB
Badan Pengawas Ekspor Impor Pertamina Langgar UU BUMN -
Kamis, 18/03/2010 15:19 WIB
Pertamina dan Mitsui Akhiri Kerjasama -
Kamis, 18/03/2010 14:51 WIB
Menteri BUMN Buat Aturan Larangan Pembentukan Cucu Usaha BUMN -
Kamis, 18/03/2010 14:46 WIB
Pemutusan Kontrak CPO Indonesia Mengarah Sistemik -
Kamis, 18/03/2010 14:17 WIB
BKPM Tak Lagi Ngotot Soal Asing di Menara Telekomunikasi
Indeks Berita
Selasa, 08/12/2009 10:45 WIB
Produksi Pupuk Urea Naik Tipis 7,35% di 2010
Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance

Foto: dok.detikFinance
Sementara untuk produksi pupuk jenis non urea untuk tahun depan seperti NPK juga mengalami peningkatan dari 1,5 juta ton di tahun ini menjadi 2,2 juta ton. Produksi NPK tersebut 2 juta tonnya berasal dari PT Petrokimia Gresik dan 100 ribu ton masing-masing dari PT Pupuk Kaltim dan PT Pupuk Kudjang Cikampek.
"Untuk tahun depan, produksi ZA diproyeksikan sekitar 900 ribu ton, SP 36 sebesar 1,0 juta ton," ujar Direktur Utama PT Pupuk Sriwijaya Holding (Induk perusahaan BUMN pupuk) Dadang Kodri saat berbincang dengan detikFinance , Selasa (7/12/2009).
Total produksi pupuk tersebut berasal dari Pusri, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Iskandar Muda, dan PT Pupuk Kudjang Cikampek.
Menurut Dadang, rencana kenaikan produksi tersebut seiring dengan peningkatan konsumsi pupuk dalam negeri. Misalnya untuk kebutuhan pupuk urea bersubsidi tahun depan, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pertanian meningkat dari 5,5 juta ton menjadi 6 juta ton.
"Konsumsi naik semua terutama urea dan NKP," ungkap dia.
(epi/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- PIM Berharap Dapat Pengalihan Gas Tangguh
- Pemerintah Targetkan Ekspansi PKT Berjalan di Triwulan I-2010
- PKT Akan Dapat Pasokan Gas 80 MMSCFD
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




