Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Senin, 15/03/2010 11:11 WIB
Perbanas Berharap DG BI yang Tak Banyak Basa-Basi -
Senin, 15/03/2010 10:24 WIB
Menkeu Cabut Izin PT Primadana Putra Finance -
Senin, 15/03/2010 10:08 WIB
Dana Asing di Surat Utang Pemerintah Tambah Rp 6,73 Triliun -
Minggu, 14/03/2010 13:08 WIB
Mandiri Bidik 20 % Pelanggan Listrik Prabayar -
Sabtu, 13/03/2010 17:10 WIB
Klaim Dana Century US$ 156 Juta di Dresdner Tengah Diproses -
Sabtu, 13/03/2010 16:21 WIB
Naiknya Peringkat Utang RI Turunkan Yield SUN 25-50 Bps
Indeks Berita
Kamis, 17/12/2009 17:51 WIB
Pajak Bakrie dan Bank Century Jangan Ada Tukar Guling
Muhammad Taufiqqurahman - detikFinance

Meski begitu, perseteruan antara Aburizal Bakrie dan Menteri Keuangan Sri Mulyani diharapkan tidak berakhir pada deal politik bagi keduanya yang berimbas pada tersendatnya pengusutan kasus Bank Century.
"Seperti tukar guling kasus pajak Bakrie dan Bank Century. Jangan sampai ada proses tukar guling yang berimbas pada pengusutan Bank Century," ujar mantan Menteri Perekonomian era Gus Dur, Rizal Ramli.
Hal ini dikatakannya usai berbicara tentang 'Masalah Kasus Bank Century' yang diselenggarakan oleh Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) di Gedung Joeang 45, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Kamis (17/12/2009).
Selain itu, Rizal menduga ada upaya menghambat fokus kerja anggota pansus Bank Century terkait upaya Departemen Keuangan yang akan memeriksa catatan pajak seluruh anggota pansus.
"Seperti akan tukar kasus. Katanya Depkeu lagi menyiapkan data kesalahan pajak para anggota pansus. Kenapa baru sekarang dilakukan data seperti itu?" herannya.
Layaknya pernyataan dari mantan wapres Jusuf Kalla, Rizal sepakat bahwa kasus Bank Century adalah perampokan.
"Yang sistematis itu adalah perampokannya bukan dampaknya," tegasnya.
Rizal mencontohkan, Dua orang gubernur Bank Indonesia (BI) sebelumnya, Sjahril Sabirin dan Burhanuddin Abdullah dijatuhi hukuman karena kebijakan yang diambilnya.
"Siapa yang buka pintu perampokan harus tanggung jawab. Siapa yang perintah ? itu akan terbuka jika diadli, baru mereka mengaku," pungkasnya. (fiq/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (14 Komentar)
Baca juga :
- Sri Mulyani Siap Pasok Dokumen Rapat Bailout Century
- Pemerintah Simpan Dana Hibah di Century Karena Bunga Menggiurkan
- PPATK Serahkan Data Aliran Dana Century 3 Lapis ke DPR
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




