Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 18/03/2010 18:34 WIB
Nestle Tetap Beli Sebagian CPO dari Indonesia -
Kamis, 18/03/2010 18:24 WIB
Krisis Eropa Jadi Peluang Masuknya Modal Asing ke RI -
Kamis, 18/03/2010 17:15 WIB
Petani Sawit Geram Pemutusan Kontrak CPO Terulang -
Kamis, 18/03/2010 17:01 WIB
Kenaikan Tarif Listrik Bisa Dorong Inflasi -
Kamis, 18/03/2010 16:34 WIB
Pemerintah Isyaratkan Perpanjang Jabatan Emirsyah Satar di Garuda -
Kamis, 18/03/2010 16:10 WIB
Kontrak Diputus Nestle, Sinar Mas Kehilangan Pasar 4.000 Ton CPO
Indeks Berita
Jumat, 01/01/2010 18:32 WIB
Pertumbuhan Ekonomi RI 2009 Capai 4,3% - 4,4%
Wahyu Daniel - detikFinance
Demikian disampaikan oleh Kepala Biro Humas Depkeu Harry Z. Soeartin mengenai realisasi APBN-P 2009 yang dikutip detikFinance, Jumat (1/1/2010).
"Pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam tahun 2009 diperkirakan akan mencapai 4,3%-4,4%," jelasnya.
Harry mengatakan, perekonomian Indonesia sampai triwulan III-2009 telah tumbuh 4,2%. Pemerintah memprediksi pencapaian pertumbuhan di triwulan IV-2009 mencapai sekitar 5,2%. Sehingga pertumbuhan ekonomi sepanjang 2009 adalah 4,3%-4,4%.
"Di tengah tantangan krisis global, ternyata dengan berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah dan Bank Indonesia, pencapaian beberapa indikator ekonomi makro nasional dalam tahun 2009 menunjukkan kinerja yang baik," tuturnya.
Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah memperkirakan laju inflasi berada di kisaran 3%, atau lebih rendah dari asumsi APBN-P 2009.
"Rendahnya tingkat inflasi ini merupakan pencapaian terbaik dalam 10 tahun terakhir," imbuh Harry.
Kemudian untuk suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) 3 bulan, realisasi rata-rata sampai akhir 2009 mencapai 7,6%.
Untuk nilai tukar rupiah selama 2009 mengalami kecenderungan menguat, sehingga di akhir tahun sebesar Rp 9.403/US$, atau mencapai rata-rata Rp 10.408/US$ sepanjang tahun 2009.
"Penguatan Rupiah ini didukung oleh tingginya cadangan devisa yang mencapai US$ 65,84 miliar per November 2009," jelas Harry.
Realisasi rata-rata harga minyak mentah Indonesia (ICP) di 2009 mencapai US$ 61,5 per barel. Namun, lifting atau produksi minyak mentah rata-rata masih di bawah target. Realisasi lifting minyak hanya mencapai 952 ribu barel per hari, di bawah targetnya di APBN-P 2009 sebesar 960 ribu bph.
(dnl/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (2 Komentar)
Baca juga :
- APBN-P 2009 Surplus Rp 38 Triliun
- Sri Mulyani Bangga Atas Capaian Ekonomi RI 2009
- Sri Mulyani: DPR Sudah Sangat Baik Sama Saya
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




