Forum Finance
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Trade off kebijakan “kri... growth23
- Inflasi 2010 : diatas tar... growth23
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 11/03/2010 17:47 WIB
Eco Product Belum Untungkan Produsen Furnitur -
Kamis, 11/03/2010 17:44 WIB
Laporan dari Sydney
RI-Australia Rancang Kerjasama Investasi di Wilayah Timur -
Kamis, 11/03/2010 17:27 WIB
Pemboikotan DPR atas Sri Mulyani Punya Konsekuensi Berat -
Kamis, 11/03/2010 16:59 WIB
Bakso Spesial Buat Obama Bisa Terhadang Protokoler Presiden -
Kamis, 11/03/2010 16:25 WIB
Geliat Pertumbuhan Industri Mamin Bisa Gerus Devisa -
Kamis, 11/03/2010 16:08 WIB
RI Jajaki Impor Gas Dari Nigeria dan Qatar
Indeks Berita
Senin, 08/02/2010 14:15 WIB
Pembukaan Pelabuhan 24 Jam Dituding Tak Jalan
Suhendra - detikFinance
"Masalah pelabuhan 24 jam itu harus di-support penuh sistem perbankan 24 jam, ini terkait pembayaran. Kalau pelabuhan dan Bea Cukai saja yang 24 jam, kalau perbankan tidak, ya lumpuh juga," kata Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan (API) Benny Soetrisno di kantor Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (8/2/2010).
Ia mengharapkan agar perbankan dalam negeri ikut berpartisipasi dengan membuka pelayanan 24 jam di pelabuhan, hal ini akan membantu dunia usaha yang melakukan ekspor maupun impor. Bahkan dengan tegas Benny juga meminta praktek pungli harus diberantas termasuk di pelabuhan.
Benny menambahkan dengan sistem National Single Window (NSW) saat ini telah diterapkan, potensi pungli akan bisa diredam seminimal mungkin terutama di Bea dan Cukai. Meskipun dalam pelaksanaannya peluang pungli di pelabuhan akan terus terjadi terutama yang menyangkut masih adanya interaksi fisik di pelabuhan.
"Dengan sistem elektronik akan mengurangi adanya pungli," kata Benny.
Seperti diketahui program pembukaan pelayanan pelabuhan 24 jam sejalan dengan pelaksanaan NSW yang dilakukan beberapa pelabuhan seperti Tanjung Priok, Tanjung Mas, Tanjung Perak, Dumai, dan Pelabuhan Soekarno Hatta. Pada akhir Januari 2010 lalu Presiden SBY telah meresmikan pelaksanaan program tersebut di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. (hen/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Bea Cukai Bantah Hentikan Aktivitas Tanjung Priok
- Curhat ke SBY, Pengusaha Anggap NSW Adegan Rekayasa
- Sri Mulyani: NSW Masih Butuh SDM Kompeten
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




