Berita Lain

Indeks Berita



Senin, 08/02/2010 20:13 WIB
Kunjungan Obama Harus Berdampak Pada Investasi
Suhendra - detikFinance


Foto: AFP
Jakarta - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) berharap kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama bulan Maret 2010 nanti dapat meningkatkan kerjasama Indonesia-AS. Selain kerjasama pertahanan, kerjasama untuk peningkatan investasi di sektor minyak dan gas bisa menjadi pilihan.

Ketua Hipmi Erwin Aksa mengatakan beberapa industri yang sangat dibutuhkan adalah pembangkit tenaga listrik yang saat ini banyak mendapat dukungan dari China.

"Ada persepsi dari pengusaha Amerika yang melihat Indonesia bukan negara investasi yang bagus, karena banyak investasi AS yang merasa dirugikan," katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/2/2010)

Untuk itu kata dia pemerintah harus bisa membenahi citra tersebut, sehingga AS bisa melihat Indonesia mempunyai persepsi investasi yang baik.

Dikatakan AS memang tidak memiliki ketergantungan ekonomi yang besar terhadap Indonesia sehingga dibanding negara lain seperti Jepang dan China, investasi, dan bantuan pembangunan yang diberikan Amerika hanya sedikit.

"Untuk itu Indonesia harus lebih agresif, agar ada investasi terutama untuk industri teknologi tinggi dan pertahanan," katanya.

Erwin juga berharap kunjungan nanti juga bakal meningkatkan kerjasama ekonomi untuk peningkatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) nasional terutama untuk meningkatkan ekspor dan impor.

(hen/dnl)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Komentar terkini (4 Komentar)

Baca juga :


Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).