Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Senin, 15/03/2010 08:22 WIB
TDL Naik 15%, Inflasi Bisa Bertambah Hingga 0,5% -
Minggu, 14/03/2010 19:06 WIB
Penerapan ACFTA Untungkan Indonesia -
Minggu, 14/03/2010 18:04 WIB
Kenaikan TDL Bisa Bikin Rakyat Berhemat -
Minggu, 14/03/2010 17:44 WIB
PTBA Tunjuk Konsultan Untuk Hitung Ulang Proyek Rel Tanjung Enim -
Minggu, 14/03/2010 16:27 WIB
RI Harus Genjot Infrastruktur Untuk Dapat 'Investment Grade' -
Minggu, 14/03/2010 15:28 WIB
TDL Naik, DPR Panggil Menteri ESDM
Indeks Berita
Selasa, 09/02/2010 11:02 WIB
BUMN Perkebunan Diminta Setor Dividen Rp 655,78 Miliar di 2011
Angga Aliya ZRF - detikFinance
Demikian hal itu diungkapkan oleh Deputi Kementerian BUMN Bidang Usaha Agro Industri Agus Pakpahan dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/2/2010).
"Peningkatan setoran dividennya sekitar 59,41 persen," ungkapnya.
Hingga akhir tahun 2010, BUMN perkebunan ditargetkan meraup laba bersih sebanyak Rp 2,2 triliun, meningkat jika dibandingkan prognosa laba bersih tahun 2009 sebesar Rp 1,8 triliun. Sementara, total target dividen seluruh perusahaan pelat merah mencapai Rp 24 triliun di tahun 2010 dari kinerja tahun 2009.
Saat ini, pemerintah menguasai saham mayoritas di beberapa perusahaan perkebunan, antara lain PT Perkebunan Nusantara I-XIV dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).
Sementara mengenai sumbangan dividen BUMN kehutanan, ia mengatakan, meskipun Perum Perhutani selalu mencatatkan laba namun mulai tahun 2007-2009 tidak ada dividen yang disetorkan kepada kas negara.
Dana tersebut tetap berada dalam neraca perusahaan sehingga terdapat kas yang dapat digunakan untuk menyelesaikan reboisasi lahan kosong di areal perusahaan
"Hal ini telah ditetapkan dalam surat Menteri Negara BUMN No. S-454A/MBU/2009 tanggal 30 Juni 2009," katanya.
Menurut Agus, sedangkan PT Inhutani I-V tidak ditarik dividen meskipun pada tahun-tahun terakhir menunjukkan laba, hal tersebut dutujukan untuk membantu penyehatan perusahaan.
(ang/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- BUMN Perkebunan Dilarang Merugi di 2010
- Laba BUMN PISET Tembus Rp 42,67 Triliun di 2009
- Pemerintah Masih Ngutang Rp 1,4 Triliun ke PT KA
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




