Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 16/03/2010 10:02 WIB
Taman Nasional Ujung Kulon Butuh Rp 10 Miliar Per Tahun -
Selasa, 16/03/2010 09:40 WIB
Harga BBM Shell Juga Naik -
Senin, 15/03/2010 19:46 WIB
Buka Rute Jakarta-Medan, Citilink Ambil Pasar Adam Air -
Senin, 15/03/2010 17:19 WIB
Kenaikan Setoran Dividen Tak Akan Ganggu Ekspansi BUMN -
Senin, 15/03/2010 16:40 WIB
Kembangkan Sektor Pangan dan Energi, RI Gandeng Australia -
Senin, 15/03/2010 16:30 WIB
Harga Pertamax Cs Naik Rp 200-500 Per Liter
Indeks Berita
Selasa, 09/02/2010 11:30 WIB
RI Resmi Minta Renegosiasi dengan China dan ASEAN
Suhendra - detikFinance

Foto: dok.detikFinance
Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan pihak China dan ASEAN telah diberitahu oleh Indonesia mengenai keinginan renegosiasi setidaknya satu pekan lalu.
"Saya mendengar Gusmardi (Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan/negosiator) sudah melakukan komunikasi dengan China, dan memberitahukan kepada negara-negara ASEAN. Permintaan kita sudah terkomunikasi," kata Hidayat saat ditemui di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (9/2/2010).
Ia mengatakan dalam subtansi renegosiasi AC-FTA tersebut ada sedikit perubahan namun menurutnya tidak signifikan. Sayangnya Hidayat tidak menjelaskan perubahan apa yang terjadi dalam kerangka renegosiasi tersebut.
"Responnya (dari China dan ASEAN) saya belum dengar, mestinya bagus kalau jelek saya sudah dapat laporan," kata Hidayat.
Seperti diketahui pemerintah melalui tim negosiator AC-FTA yang diketuai oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu diberi tugas melakukan renegosiasi sebanyak 228 pos tarif ACFTA dalam jadwal Normal Track 1 yang berlaku 1 Januari 2010.
(hen/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (2 Komentar)
Baca juga :
- Produk Mamin Impor akan Dihadang Ketentuan Produk Halal
- Kementerian BUMN Usul 535 Pos Tarif AC-FTA Direnegosiasi
- Pedagang Kagetan Mengais Rezeki Jelang Imlek
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




